STRUKTUR
BETON BERTULANG
Didalam dunia konstruksi kita akan mendapatkan yang
namanya BETON.
Apa itu Beton ?
Beton adalah campuran bahan agregat halus agragat
kasar (seperti pasir, batu pecah, kerikil,dan lainnya), Semen dan Air serta
bias juga ditambahkan bahan adiktif untuk memperkuat beton. Beton merupakan
bahan yang bersifat getas. Beton normal
memiliki nilai berat jenis yaitu 2200 kg/m3 (PPPURG 1987). Beton normal mempunyai kekuatan tekan
nominal berkisar antara 20 MPa - 60 MPa. Beton memiliki nilai Kuat Tekan
yang lebih besar dibandingkan dengan Nilai kuat tariknya. Nilai Kuat Tarik
Beton diperkirakan 9% - 15 % dari Nilai Kuat Tekan (Istimawan Dipohusudo).
Dimana kuat tarik beton ini nilainya kurang, maka untuk mengatasi ini diberikan
tambahan bahan seperti Baja Tulangan sehingga struktrur ini disebut Struktur Beton Bertulang. Beton Bertulang memiliki berat jenis 2400
kg/m3 (PPPURG 1987).
Beton bertulang merupakan bahan konstruksi yang umum
digunakan dalam berbagai bentuk pada hampir semua struktur seperti bangunan
gedung, jembatan, dinding penahan tanah, terowongan, tangki, saluran air dan
lainnya, yang dirancang dari prinsip dasar desain elemen beton bertulang yang
menerima gaya aksial, momen lentur, gaya geser, momen puntir, atau kombinasi
dari jenis gaya-gaya dalam tersebut.
Kelebihan
beton bertulang sebagai bahan struktur :
- Beton mempunyai kuat tekan relative tinggi dibandingkan dengan bahan lain.
- Beton mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap api dan air.
- Struktur beton bertulang sangat kokoh.
- Beton bertulang tidak memerlukan biaya pemeliharaan yang tinggi.
- Beton memiliki usia layan layan yang sangat panjang. Dalam kondisi-kondisi normal, struktur beton bertulang dapat digunakan sampai kapan pun tanpa kehilangan kemampuannya untuk menahan beban.
- Beton bertulang cukup ekonomis untuk pondasi telapak, dinding basement dan bangunan-bangunan semacam itu.
Kelemahan
beton bertulang sebagai bahan struktur :
- Beton mempunyai kuat tarik yang rendah sehingga memerlukan penguatan dengan tulangan tarik.
- Beton bertulang memerlukan bekisting untuk menahan beton sampai umur minimal 28 hari.
- Terjadinya susut (shrinkage) dan rangkak (creep)
- Sifat-sifat beton sangat bervariasi karena variasi proporsi campuran, pengadukan, penuangan dan perawatn beton
Elemen-elemen struktur pada konstruksi beton bertulang :
1.
Balok
2.
Kolom
3.
Sistem Plat
4.
Pondasi
5.
Shear Wall
6.
Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar